PDAM TIRTAJATI

Jln. Sunan Drajat no. 12 , Komplek Perkantoran PEMDA, Sumber, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat

PROFIL

Pemerintah Pusat Hapuskan Hutang PDAM Tirta Jati Sebesar Rp17 Miliar


CIREBON- Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Jati Kabupaten Cirebon memastikan pada tahun 2017 tidak akan merugi, seperti tahun-tahun sebelumnya yang selalu rugi. Hal tersebut setelah dihapusnya piutang sebesar Rp17miliar oleh pemerintah pusat.

Pemutihan hutang tersebut berlaku bagi seluruh PDAM se Indonesia yang berjumlah sekitar 96 PDAM. Dari 96 PDAM, hanya tujuh PDAM yang dapat hadir mengikuti rapat bersama Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla (JK), termasuk PDAM Kabupaten Cirebon.

“Rapat kemarin itu hasilnya ada beberapa kebijakan pemerintah, diantaranya PDAM jangan dibebani hutang. Pemerintah memandang perjalanan PDAM kedepan harus lebih baik, makanya diputuskan penghapusan hutang,” kata Direktur Utama PDAM Tirta Jati Kabupaten Cirebon, Suharyadi, kepada sejumlah wartawan di kantornya, Rabu (13/1).

Suharyadi menceritakan, munculnya hutang tersebut setelah PDAM melakukan dua kali pinjaman keuangan luar negeri. Pertama pada tahun 1990 untuk pengembangan pembangunan empat menara yang ada di cabang Suranengala, Gegesik, Arjawinagun dan Pos Pelayanan Panguragan senilai kurang lebih Rp1,6 miliar.

Kemudian pada tahun 1997 terkait pengembangan pemasangan Palimanan, PDAM melakukan pijaman lagi hutang luar negeri sebasar Rp3,8 miliar. Namun didalam perjalanan pada tahun 1997 terjadi krisis moneter (krismon). Akibatnya seluruh PDAM di Indonesia tidak dapat menyelesaikan pinjaman, dan itu terjadi kepada PDAM yang mengambil pinjaman luar negeri tidak bisa mengembalikan.

“Saat itu karena PDAM tidak punya dana maka diputuskan melakukan pinjaman untuk pengembangan jaringan. Saat itu harga per dolar hanya Rp2.400. Setelah krismon harga per dolar naik tajam menjadi Rp14.000, gimana kita mau mengembalikan hutang yang hanya sekitar Rp5 miliar. Akibatnya bunga naik dan berdampak kepada berkembangnya hutang dan menjadi Rp17 miliar.

Dari hutang Rp17 miliar, pemerintah daerah membantu membayar hutang dan Bupati mensetujui untuk membantu membayar hutang dan diberikanlah Rp4,1 miliar, dan PDAM juga telah membayar Rp1,2 milar yang diambil dari operasional PDAM.

“Alhamdullilah Pa Bupati membantu dengan dianggarkan dana dari APBD 2 tahun 2014 sebesar Rp4,1 miliar, untuk membayar hutang itu, ditambah dari kita Rp1,2 miliar. Dan pada tanggal 12 Januari 2016 hasilnya  hutang tersebut akan dihapuskan, ini semua berkat dukungan dan hasil lobi-lobi Pa Bupati bersama kami,” jelasnya.

Selain menghapuskan hutang, pemerintah pusat juga akan memberikan bantuan  hibah kepada PDAM di kab/kota yang memiliki tunggakan. Dengan cara pemerintah daerah membuatkan Perda Penyertaan Modal sebesar hutang tersebut, dari situlah nanti hutang tersebut akan dihapuskan oleh pemerintah pusat.

“Padahal sebelumnya pemerintah pusat meminta surat peryataan kepada kami pada tahun ini harus bisa menyelesaikan semua tunggakan itu. Dan dalam surat pernyataan itu  harus ditandatangi oleh Bupati dan saya, tapi Alhamdulillah semua hutang itu dihapuskan, dan saya optimis kedepan PDAM tidak akan rugi lagi,” katanya.

Terpisah Bupati Cirebon, Sunjaya Purwadisastra membenarkan adanya penghapusan hutang PDAM Tirta Jati oleh pemerintah pusat. Penghapusan hutang itu, setelah melalui beberapa tahapan dengan lobi-lobi kepada Presiden, Menteri Keuangan.

“Benar Mas, sekarang hutang PDAM dihapuskan, dan itu berkat upaya kepala daerah dan PDAM, dengan datang langsung dan menyampaikan persoalan piutang kepada pemerintah pusat,” kata Sunjaya.

Pada saat pertemuan itu, yang rencananya akan langsung dipimpin oleh Presiden Jokowi, namun karena sibuknya kegiatan Presiden maka pertemuan itu diwakilkan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK).

“Hasilnya sangat memuaskan, dengan dihapuskannya hutang. Sehingga kedepannya PDAM akan lebih optimal memberikan pelayanan dan dapat membangun jaringan disetiap wilayah yang belum terjangkai oleh PDAM, terutama wilayah Pantura,” jelasnya.

sumber : SUHANAN fajarnews.com